图片
会员登录
登录账号:
登录密码:
验 证 码:
您好,您已登录
您有条新到站内短信
会员中心 退出登录
全站搜索
点评分类
 
 
图片
点评搜索
 
 
点评详情
发布于:2018-12-14 19:43:41  访问:287 次 回复:0 篇
版主管理 | 推荐 | 删除 | 删除并扣分
Agen S128 Judi Sabung Ayam Uang Asli
S128.SITE SEBAGAI SITUS RESMI SABUNG AYAM FILIPINA
S128.Site Sebagai Situs Resmi Sabung Ayam Filipina , Sabung Ayam Adalah Kesibukan Mengadukan Kedua Ayam Jantan di Dalam 1 Arena.
Kesibukan Sabung Ayam ini sudah lama timbul semenjak jaman kuno , Dapat diperkirakan Tradisi ini sudah ada Semenjak Sebelum Masehi.
Permainan Adu Ayam Melibatkan Dua Ayam Jantan yang dilatih dengan baik sehingga dapat memenangkan pertarungan ,  Permainan senantiasa melibatkan sebuah \"taruhan\".
SEJARAH SABUNG AYAM DI INDONESIA
Permainan Sabung Ayam di Indonesia sebetulnya bukanlah hiburan semata bagi masyarakat, tetapi ialah sebuah cerita kehidupan baik sosial, adat istiadat maupun politik.
Seketika Seperti apakah skor Kesibukan Sabung Ayam Berdasarkan Masing - Masing Wilayah ?
SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU JAWA
Permainan Sabung Ayam di pulau Jawa datang dari folklore (narasi rakyat) Cindelaras yang memiliki ayam sakti serta diundang oleh raja Jenggala, Raden Putra untuk mengadu ayam. Ayam Cindelaras diadu dengan ayam Raden Putra dengan satu syarat, jika ayam Cindelaras kalah maka ia bersedia kepalanya dipancung, tapi seandainya ayamnya menang jadi 1/2 kekayaan Raden Putra jadi punya Cindelaras. Dua ekor ayam itu beradu tanding dengan gagah berani. Melainkan dalam sekejap, ayam Cindelaras berhasil menaklukkan ayam sang Raja. Sebagian pemirsa bersorak sorai mengelu-elukan Cindelaras serta ayamnya. Pada walhasil raja mengaku kedahsyatan ayam Cindelaras serta tahu jika Cindelaras tidak lainnya yaitu putranya sendiri yang lahir dari permaisurinya yang terbuang karena iri iri sang selir.
SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU BALI
Riwayat Sabung di Pulau Bali permainan sabung ayam disebut Tajen. Tajen berasal-masukan dari tabuh rah, salah satunya yadnya (upacara) dalam penduduk Hindu di Bali. Arahnya mulia, yakni mengharmoniskan jalinan manusia dengan bhuana agung. Yadnya ini rentetan dari upacara yang sarananya menerapkan binatang kurban, seperti ayam, babi, itik, kerbau, serta sebagian type binatang peliharaan lainnya. Persembahan itu dijalankan lewat cara nyambleh (leher kurban dipotong setelah dimanterai). Awal awalnya juga dikerjakan ngider serta perang sata dengan peralatan kemiri, telor, serta kelapa. Perang sata ialah pertempuran ayam dalam serangkaian kurban suci yang dilaksanakan tiga partai (telung perahatan), yang melambangkan penciptaan, pemeliharaan, serta pemusnahan dunia. Perang sata merupakan lambang perjuangan hidup
Budaya ini telah lama ada, pun juga sejak jaman Majapahit. Waktu itu mengaplikasikan arti menetak gulu ayam. Pada alhasil tabuh rah merembet ke Bali yang berawal dari pelarian beberapa orang Majapahit, perihal tahun 1200.
Sama dengan beberapa kesibukan lainnya yang dijalankan penduduk Bali dalam menjalankan ritual, secara khusus yang berhubungan dengan penguasa jagad, tabuh rah memiliki dasar yang bertumpu pada dasar sastra. Tabuh rah yang acap kali diadakan dalam serangkaian upacara Butha Yad-nya juga banyak dimaksud dalam sebagian lontar.
Sejarah sabung ayam di pulau bali
Seumpama, dalam lontar Siwa Tattwapurana yang diantaranya mengatakan, dalam tilem kesanga (waktu bulan benar-benar tidak menonjol pada bulan ke-9 penanggalan Bali). Bathara Siwa membuat yoga, waktu itu keharusan manusia di bumi memberikan persembahan, lalu diselenggarakan pertempuran ayam serta dikerjakan Nyepi satu hari. Yang diberi kurban yakni Sang Dasa Dikala Bumi, sebab bila tak, celakalah manusia di bumi ini.
Sedang dalam lontar Yadnya Prakerti dibeberkan, pada dikala hari raya diselenggarakan pertempuran suci contohnya pada bulan kesanga patutlah membuat pertempuran ayam tiga sehet dengan perlengkapan upakara. Bukti tabuh rah yakni serangkaian dalam upacara Bhuta Yadnya di Bali sejak jaman purba ikut didasarkan dari Prasasti Batur Abang I tahun 933 Saka serta Prasati Batuan tahun 944 Saka.
SEJARAH SABUNG AYAM DI PULAU SULAWESI
Dalam kebudayaan Bugis sendiri sabung ayam yakni kebudayaan telah melekat lama. Menurut M Farid W Makkulau, Manu’(Bugis) atau Jangang (Makassar) yang bermakna ayam, adalah kata yang seperti itu lekat dalam kehidupan penduduk Bugis Makassar. Gilbert Hamonic mengatakan jika budaya bugis kental dengan mitologi ayam. Hingga Raja Gowa XVI, I Mallombasi Daeng Mattawang Sultan Hasanuddin, digelari "Haaantjes van het Oosten" yang bermakna "Ayam Jantan dari Timur.
Dalam kitab La Galigo dikisahkan apabila tokoh penting dalam epik mitik itu, Sawerigading, kesukaannya menyabung ayam. Dahulu, orang tak disebut pemberani (to-barani) jika tidak mempunyai rutinitas minum minuman memabukkan (angnginung ballo), judi (abbotoro’), serta massaung manu’ (bertarung ayam), serta untuk mengatakan keberanian orang itu, umumnya dibanding atau diasumsikan dengan ayam jantan benar-benar berani di kampungnya (di negerinya), seperti "Buleng – bulengna Mangasa, Korona Mannongkoki, Barumbunna Pa’la’lakkang, Buluarana Teko, Campagana Ilagaruda (Galesong), Bakka Lolona Sawitto, dan lain-lain. Kehadiran seputar semacam itu penting yang sedikit disibak dalam buku riwayat merupakan bukti bila permulaan perseteruan serta perang pada dua negara adikuasa, penguasa semenanjung barat serta timur jazirah Sulawesi Selatan, Kerajaan Gowa serta Bone dengan diawali "Massaung Manu". (Manu Bakkana Bone Versus Jangang Ejana Gowa).
Sejarah sabung ayam di pulau Sulawesi
Pada tahun 1562, Raja Gowa X, I Mariogau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipalangga Ulaweng (1548 – 1565) membuat kunjungan resmi ke Kerajaan Bone serta diterima menjadi tamu negara. Hasilnya tamu negara itu disemarakkan dengan acara ’massaung manu’. Oleh Raja Gowa, Daeng Bonto ajak Raja Bone La Tenrirawe Bongkange’ bertaruh dalam sabung ayam itu. Taruhan Raja Gowa 100 katie emas, tengah Raja Bone sendiri mempertaruhkan semua orang Panyula (satu kampong). Sabung ayam pada dua raja penguasa semenanjung timur serta barat ini bukan sabung ayam umum, tapi perlombaan kesaktian serta kharisma. Gelanggang, Ayam sabungan Gowa yang berwarna merah (Jangang Ejana Gowa) mati terbunuh oleh ayam sabungan Bone (Manu Bakkana Bone).
Kematian ayam sabungan Raja Gowa merupakan kejadian kekalahan kesaktian serta kharisma Raja Gowa oleh Raja Bone, hingga Raja Gowa Daeng Bonto terasa terpukul serta malu. Tragedi ini dipandang menjadi momen siri’ oleh Kerajaan Gowa. Di lainnya pihak, kemenangan Manu Bakkana Bone tempatkan Kerajaan Bone dalam daerah psikologis yang kuat pada kerajaan – kerajaan kecil yang terdapat di sekelilingnya. Efek positifnya, tak lama sesudah peristiwa sabung ayam itu segera kerajaan – kerajaan kecil di tentang Kerajaan Bone mengatakan diri masuk tanpa atau dengan desakan militer, seperti Kancah Ale, Awo, Teko, dan negeri Tellu Limpoe
CARA MENDAFTAR PERMAINAN SABUNG AYAM S128
Untuk Mendaftar Permainan Sabung Ayam Online di S128 , Sangatlah mudah anda cuma perlu menghubungi  Customer Service kami yang online setiap hari 7 x 24 Jam , dan menjalankan konfirmasi pendaftaran sehingga anda menerima user id Resmi Dari Filipina.
Pendaftaran utama Dari Mendapatkan yakni anda memiliki data nama rekening , nomor rekening , dan nomor telepon yang bisa dihubungi sehingga kami dapat memberikan info terkait deposit & withdraw dan Update Promo terkini kami.
Untuk Segera Bantuan Dari Customer Service Agen S128 , Anda bisa klik gambar dibawah ini kami siap membantu anda jika anda mengalami kesusahan.
共0篇回复 每页10篇 页次:1/1
共0篇回复 每页10篇 页次:1/1
我要回复
回复内容
验 证 码
看不清?更换一张
匿名发表 
图片
脚注信息
版权所有 Copyright(C)2009-2010 杭州市某某茶叶贸易有限公司